BANJARMASIN – Menjelang berakhirnya tahun ajaran 2025/2026, suasana di SMK Negeri 2 Banjarmasin mulai dipenuhi berbagai persiapan penting. Sekolah tengah memfokuskan perhatian pada pelaksanaan dua agenda besar akademik, yakni Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Industri dan Asesmen Sumatif Akhir Semester/Tahun yang menjadi penentu capaian kompetensi peserta didik.
Kedua kegiatan evaluasi ini tidak hanya menjadi bagian dari proses administrasi pendidikan semata, tetapi juga menjadi indikator kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Melalui rangkaian ujian tersebut, sekolah ingin memastikan bahwa seluruh peserta didik memiliki kompetensi sesuai standar industri dan kurikulum yang berlaku.
Pelaksanaan evaluasi diawali dengan kegiatan UKK Industri yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 26 Mei 2026. UKK Industri merupakan tahapan penting khususnya bagi siswa kelas XII, serta kelas XIII untuk program empat tahun. Dalam pelaksanaannya, siswa akan diuji secara langsung melalui praktik kerja sesuai bidang keahlian masing-masing.
Berbeda dengan ujian teori pada umumnya, UKK Industri di SMKN 2 Banjarmasin melibatkan penguji eksternal dari mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang telah menjalin kerja sama dengan sekolah. Kehadiran penguji dari industri ini menjadi bentuk sinkronisasi antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja nyata, sehingga kompetensi siswa benar-benar terukur sesuai standar profesional.
Setelah pelaksanaan UKK selesai, agenda sekolah akan dilanjutkan dengan Asesmen Sumatif Akhir Semester/Tahun yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 12 Juni 2026. Asesmen ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan mencakup berbagai mata pelajaran, baik muatan normatif, adaptif, maupun dasar-dasar program keahlian.
Pelaksanaan asesmen sumatif bertujuan untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan secara menyeluruh dalam satu semester maupun satu tahun pembelajaran. Selain itu, hasil asesmen juga akan menjadi bahan evaluasi bagi para guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif pada tahun ajaran berikutnya. Bagi siswa kelas X dan XI, asesmen ini menjadi salah satu penentu kenaikan kelas, sedangkan bagi kelas XII menjadi bagian penting dalam proses kelulusan.
Kepala satuan pendidikan SMK Negeri 2 Banjarmasin Bapak Novie Bambang Rumadi,S.T.,M.Pd beserta tim manajemen SMK Negeri 2 Banjarmasin juga turut mengimbau kepada seluruh orang tua dan wali murid agar memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama masa ujian berlangsung. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui pengawasan belajar di rumah, menjaga kesehatan fisik siswa, serta membantu mengatur waktu belajar dan istirahat secara seimbang.
Dengan persiapan yang matang, fasilitas praktik dan laboratorium yang memadai, serta pendampingan dari guru, instruktur, dan penguji industri, SMKN 2 Banjarmasin optimistis seluruh siswa mampu menghadapi setiap tahapan evaluasi dengan baik dan memperoleh hasil yang membanggakan.
Semangat pendidikan vokasi terus digaungkan melalui slogan yang menjadi motivasi bersama:
“SMK Bisa, SMK Hebat, Siap Kerja, Santun, Mandiri, Kreatif!”
SMK Negeri 2 Banjarmasin skenda,smk, bjm, smkn2, smknbjm, smkbjm,bjm
